Selasa, 03 Juni 2014

HIPOTESIS




HIPOTESIS
Hipotesis adalah …
Ø  Proposisi atau anggapan yang mungkin benar dan sering digunakan sebagai dasar pembuatan keputusan untuk dasar penelitian lebih lanjut.
Ø  Pernyataan atau dugaan yang bersifat sementara terhadap suatu masalah penelitian yang kebenarannya harus diuji secara empiris.

Merumuskan Hipotesis..
ü  Membaca dan menelaah ulang (review) teori dan konsep-konsep yang membahas variabel-variabel penelitian dan hubungannya dengan proses berpikir deduktif.
ü  Membaca dan me-review temuan-temuan penelitian terdahulu yang relevan dengan permasalahan penelitian lewat berpikir induktif.
ü  Ketajaman berpikir.

Contoh..
v  Pemerintah melalui BULOG menganggap bahwa beras cukup untuk 5 tahun mendatang, sehingga diputuskan untuk tidak mengimpor beras.
v  Pemerintah melalui Dep.Pertam berpendapat bahwa kenaikan harga minyak tidak mempengaruhi harga makanan, sehingga diputuskan untuk menaikkan harga minyak.
v  Olahraga teratur dengan dosis rendah selama 2 bulan dapat menurunkan kadar gula darah secara signifikan pada pasien IDDM.
v  Pemberian tambahan susu sebanyak 3 gelas per hari pada bayi umur 3 bulan meningkatkan berat badan secara signifikan.

Bentuk-Bentuk Rumusan Hipotesis..
Ø  Berdasarkan tingkat eksplanasi atau jenis masalahnya.
Ø  Berdasarkan uji statistiknya.

Berdasarkan tingkat eksplanasi atau jenis masalahnya..
Ø  Hipotesis Deskriptif
Ø  Hipotesis Komparatif
Ø  Hipotesis Asosiatif

Hipotesis Deskriptif
Hipotesis mengenai nilai suatu variabel mandiri, tidak dalam bentuk perbandingan atau hubungan
Contoh..
ü  Berapa lama daya tahan baterei HP merek “S”?
Daya tahan baterei HP merek “S” 72 jam.
ü  Berapa rata-rata penjualan cabang PT “A” di kota J?
Rata-rata penjualan cabang PT “A” di kota J adalah 100 buah/hari.

Hipotesis Komparatif
Hipotesis mengenai nilai perbandingan antara satu variabel dengan variabel lainnya.
Contoh..
Bagaimana daya tahan baterei HP merek “S” bila dibandingkan dengan daya tahan HP merek “E”?
Daya tahan HP merek “S” > daya tahan HP merek E”

Hipotesis Asosiatif
Hipotesis mengenai nilai hubungan antara satu atau lebih variabel dengan satu atau lebih variabel lainnya.
Contoh..
Bagaimana bentuk hubungan antara tingkat kecemasan dengan prestasi belajar siswa.
Ada hubungan positif antara tingkat kecemasan dengan prestasi belajar siswa.

Bentuk-Bentuk Rumusan Hipotesis Berdasarkan uji statistiknya..
ü  Hipotesis Nol atau Hipotesis Nihil
ü  Hipotesis Alternatif atau Hipotesis Kerja

Hipotesis Nol atau Hipotesis Nihil disimbolkan H0
Hipotesis yang dirumuskan sebagai suatu pernyataan yang akan diuji
Tentang Hipotesis Nol..
ü  Disebut hipotesis nol karena tidak memiliki perbedaan atau perbedaannya nol dengan hipotesis sebenarnya.
ü  Hipotesis nol sering disebut sebagai hipotesis statistik karena dipakai dalam penelitian yang bersifat statistik, yaitu diuji dengan perhitungan statistic
ü  Hipotesis nol ini dapat dinyatakan dengan tidak adanya perbedaan antara dua variabel atau tidak ada pengaruh variabel X terhadap variabel Y.
Contoh rumusan hipotesis nol..
ü  Tidak ada perbedaan antara … dengan …
Tidak ada perbedaan antara mahasiswa semester IV dan VI dalam disiplin kuliah.

ü  Tidak ada pengaruh … terhadap …
Tidak ada pengaruh pelatihan keterampilan membaca terhadap kemampuan membaca berita.
Hipotesis Alternatif     (HA atau H1)
Hipotesis yang dirumuskan sebagai lawan/tandingan hipotesis nol.

Hipotesis ini menyatakan adanya perbedaan antara dua variabel, atau ada pengaruh variabel X terhadap variabel Y.

Contoh rumusan hipotesis alternatif..
Ada perbedaan antara … dan …
Ada perbedaan antara mahasiswa semester IV dan VI dalam disiplin kuliah.

Ada pengaruh … terhadap …
Ada pengaruh pelatihan keterampilan membaca terhadap kemampuan membaca berita.

Hipotesis Penelitian dan Hipotesis Statistik
ü  Hipotesis Penelitian adalah hipotesis yang dibuat atau digunakan dalam suatu penelitian.
Contoh..
Hipotesis penelitian
            “Ada hubungan positif dan signifikan antara pelatihan pembuatan administrasi kelas dengan kinerja guru di sekolah A”

ü  Hipotesis Statistik adalah hipotesis yang dibuat atau digunakan untuk menguji hipotesis penelitian.
Contoh..
Hipotesis statistik
            H0        : Tidak ada hubungan positif antara pelatihan pembuatan administrasi kelas dengan kinerja guru
            H1        : Ada hubungan positif antara pelatihan pembuatan administrasi kelas dengan kinerja guru

PENGUJIAN HIPOTESIS
Suatu prosedur yang akan menghasilkan suatu keputusan, yaitu keputusan dalam menerima atau menolak hipotesis yang dirumuskan

Langkah atau prosedur pengujian hipotesis:..
a)      Menentukan Formulasi Hipotesisnya
Hipotesis nol (H0)
Hipotesis alternatif (H1/Ha)
b)      Menentukan Taraf Nyata dan Nilai Tabel
v  Taraf nyata adalah batas toleransi dalam menerima kesalahan dari hasil hipotesis terhadap nilai parameter populasinya. Taraf nyata biasanya dilambangkan dengan α.
v  Besaran yang sering digunakan untuk menentukan taraf nyata (dinyatakan dalam %) adalah 1%, 5%, dan 10%.
v  Nilai tabel adalah nilai yang sudah ditentukan dalam ilmu statistik yang berhubungan dengan uji data statistiknya, seperti uji t, uji Z, uji kai/chi kuadrat, dsb.
c)      Menentukan Kriteria Pengujian
Kriteria pengujian adalah bentuk pembuatan keputusan dalam hal menerima atau menolak hipotesis nol dengan cara membandingkan nilai kritis (nilai α tabel dari distribusinya) dengan nilai uji statistiknya.
H0 diterima jika nilai uji statistiknya < nilai kritisnya.
H0 ditolak jika nilai statistiknya > nilai kritisnya.
d)     Melakukan Uji Statistik
Uji statistik ini merupakan rumus-rumus dari distribusi tertentu, seperti uji t (distribusi t), uji Z (distribusi Z), uji χ2 (distribusi kai/chi kuadrat), dsb.
e)      Membuat Kesimpulan
Pembuatan kesimpulan ini merupakan penetapan keputusan dalam hal penerimaan atau penolakan hipotesis nol sesuai dengan kriteria pengujian.

CONTOH:
Rumusan Masalah:
Apakah ada hubungan antara tingkat partisipasi mahasiswa dalam kegiatan ilmiah dengan jenis media yang diikutinya?
Hipotesis:
Diduga ada hubungan antara tingkat partisipasi mahasiswa dalam kegiatan ilmiah dengan jenis media yang diikutinya

Pengujian Hipotesis..
Formulasi hipotesis
H0 : tidak ada hubungan antara tingkat partisipasi mahasiswa dalam kegiatan ilmiah dengan jenis media yang diikutinya
H1 : ada hubungan antara tingkat partisipasi mahasiswa dalam kegiatan ilmiah dengan jenis media yang diikutinya
Taraf nyata (α) dan Nilai χ2 tabel
α  = 5%; db = (b-1)(k-1) → db = (2-1)(3-1) → db = 2
χ2 tabel (χ20,05[2]) = 5,991 (klik tabel χ2 pd buku statistik/metodologi penelitian)
Kriteria pengujian
H0 diterima jika χ20  < 5,991
H0 ditolak jika χ20  > 5,991

Uji statistik

Jenis media
Tinggi
Menengah
Rendah
Jumlah
Cetak
32
26
11
69
Elektronik
10
14
47
71
Jumlah
42
40
58
140

O
(nilai observasi)
E
(nilai harapan)
(O – E)2
(O – E)2
E
32
20,7
127,69
6,17
26
19,7
39,69
2,01
11
28,6
309,76
10,83
10
21,3
127,69
5,99
14
20,3
39,69
1,96
47
29,4
309,76
10,53



χ2 = 37,49

Kesimpulan
Karena   χ20 = 37,49 > (χ20,05[2]) = 5,991 maka H0 ditolak.
Jadi, ada hubungan antara tingkat partisipasi mahasiswa dalam kegiatan ilmiah dengan jenis media yang diikutinya.

Tidak ada komentar:

Posting Komentar